Thursday, November 22, 2018

Membangun E Commerce untuk meningkatkan pelayanan sistem e bussiness pada perusahaan


Nama : Pahlevi zaki rahmandianto
NPM : 18114363
E-BUSINESS
E-Business merupakan kegiatan berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik individual maupun instansi).
E-business diturunkan dari istilah seperti “e-mail” dan “e-commerce”, yaitu bisnis di internet. E-business adalah istilah yang lebih umum dari e-commerce karena tidak hanya mengarah pada aktifitas membeli dan menjual melainkan melayani konsumen dan bekerja sama dengan rekan-rekan bisnis lainnya atau dengan kata lain E-business merupakan interaksi dengan rekan-rekan bisnis.
Fungsi dari E-business yaitu untuk mensupport bagian dari marketing, produksi, accounting, finance, dan human resource management. Proses transaksi online memegang peranan yang sangat penting pada e-business.
Fenomena e-business telah menjadi trend yang mewarnai aktifitas bisnis baik di negara maju maupun berkembang. Konsep e-business berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan e-business ini dianggap sebagai paradigma baru sebagai kunci sukses perusahaan di era informasi dan masa datang.
Banyak definisi tentang e-business yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:
1. E-business  adalah  praktek  pelaksanaan  dan  pengelolaan  proses  bisnis  utama seperti  perancangan  produk,  pengelolaan  pasokan  bahan  baku,  manufaktur, penjualan,  pemenuhan  pesanan,  dan  penyediaan  servis  melalui  penggunaan teknologi  komunikasi,  komputer,  dan  data  yang  telah  terkomputerisasi.
2. E-business meliputi semua hal yang harus dilakukan menggunakan  teknologi informasi  dan  komunikasi  (ICT)  untuk  melakukan  kegiatan  bisnis  antar organisasi  maupun  dari  organisasi  ke  konsumen.
3.   E-business adalah mengenai penggunaan  teknologi  internet untuk melakukan transformasi  proses  bisnis  yang  dilakukan.  Bentuk  e-business  yang  paling mudah  terlihat  adalah  pembelian  barang  secara  online  baik  retail  maupun grosir.
4. Definisi  e-business  menurut  IBM  adalah  sebuah  pendekatan  yang  aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.

STARTEGI E-BUSINESS
1. Fokus. Produk-produk yang dijual di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
2. Banner berupa teks, karena respons yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa gambar.
3. Ciptakan 2 level afiliasi. Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu penjualan produk/bisnis.
4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
5. Menulis artikel. Kebanyakan penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6. Lakukan e-Marketing. Sediakan sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7. Komunikasi instan. Terus mengikuti perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan dengan cara komunikasi langsung.

MODEL E-BUSINESS
Ada dua jenis model E-Business yang diketahui, yaitu         :
·  B2C (Business to Consumers), Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi. B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Kesuksesan dari B2C pada dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik
· B2B (Business to Business), bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama ataupun berbeda dengan menggunakan media Internet. B2B biasa dilakukan untuk menghemat biaya transaksi. Sebagai contoh perusahaan A ingin memesan sejumlah unit komputer pada perusahaan B, maka perusahaan A dapat mengakses situs resmi perusahaan B dan menuliskan pesanannya. Perusahaan B yang mendapatkan pesan pemesanan barang tersebut akan mengirimkan barang yang dimaksud. Pembayaran biasanya dilakukan berdasarkan kesepakatan sebelumnya. Meskipun tentu saja pemesanan barang ini dapat dilakukan dengan mengangkat telepon.
E-COMMERCE
E-Commerce adalah sebuah website yang menyediakan atau dapat melakukan Transaksi secara online atau juga bisa merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan trading (perdagangan). mendefinisikan E-commerce sebagai integrasi dari tiga besaran entitas utama dalam aktivitas E-commerce yakni:
· E-Market Place, situs yang berfungsi sebagai toko virtual yang menyediakan berbagai barang dan jasa.
· E-Payment, sistem pembayaran elektronis yang menjadi alat tukar/transaksi di dunia virtual.
· E-Commerce Shipping and Delivery, yang menjadi saluran penghubung fisikitems dari penjual kepada pembeli.
HUBUNGAN E-COMMERCE DENGAN E-BUSSINESS
Secara prinsip, pengertian E-Business jauh lebih luas dibandingkan dengan E-Commerce; bahkan secara filosofis, E-Commerce merupakan bagian dari E-Business. Jika E-Commerce hanya memfokuskan diri pada aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan secara elektronik/ digital, E-Business memiliki wilayah yang jauh lebih luas, termasuk didalamnya aktifitas relasi antara dua entity perusahaan, interaksi antara perusahaan dengan pelanggannya kolaborasi antara perusahaan dengan para mitra bisnisnya, pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing usahanya, dan lain sebagainya.
WEBSTORE
Banyak pengertian Webstore di indonesia, namun yang jelas atau secara arti kata adalah toko online (Online Shop) yang biasa di gunakan untuk belanja online atau biasa disebut juga dengan e-commerce. Online store atau toko online bisa kita ibaratkan sebagai toko nyata dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika membuat toko membutuhkan biaya, toko online atau store online pun sama memiliki biaya untuk pembangunannya yang memang bisa dikategorikan lebih murah dibanding kita membuat toko nyata. Membantu membangun dan mengembangkan website menjadi lebih populer dengan memberikan layanan Online Advertising  untuk membangun Branding dan Communication website secara online, yang meliputi pemasangan iklan di berbagai media online, Search Engine Marketing, Social Media Marketing, serta pengembangan konsep viral marketing. Memberikan layanan cuma-cuma seperti free design template dan logo dari perusahaan.
Persaingan di dunia usaha saat ini semakin ketat, persyaratan terhadap kualitas produk, harga, ketersediaan produk di pasaran serta ketepatan pengiriman menjadi tuntutan utama konsumen. Tidak terkecuali di Indonesia pun sama. Perusahaan dituntut untuk dapat secara optimal membentuk suatu sistem dan melakukan koordinasi, baik di dalam suatu fungsi perusahaan ataupun antar fungsi-fungsi yang dimiliki oleh perusahaan. Pengembangan fungsi-fungsi yang dimiliki oleh perusahaan berjalan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sebagai contoh, teknologi jaringan telah mampu merubah paradigma lingkungan bisnis dari fisik menjadi electronic business. Telah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan cross functional enterprise systems yang mengintegrasikan fungsi-fungsi bisnis secara tradisional yang dimilikinya guna melakukan reengineer dan meningkatkan proses bisnis yang utama dalam perusahaan. Cross functional enterprise system yang dilakukan oleh perusahaan berkaitan dengan enterprise resources planning, customer relationship management, enterprise application integration, supply chain management dan enterprise collaboration systems. Penerapan e-business system dalam perusahaan biasanya menggunakan bantuan software, dimulai penerapannya pada fungsi per fungsi kemudian berkembang antar fungsi yang menjadi cross-funtional client/server
application.
PENERAPAN E-COMMERCE DENGAN E BUSSINESS DI INDONESIA
Di Indonesia sendiri, menurut G. Hidayat Tjokrodjojo sebagai ketua Apkomindo, kemungkinan hanya 20% investasi teknologi informasi yang tepat mengenai sasaran dan bisa terpakai optimal (Sugisrsono 2003) oleh perusahaan. Banyak hal yang menyebabkan kurang maksimalnya implementasi teknologi informasi yang berkaitan dengan e-business, mulai dari infrastruktur yang kurang memadai, pemilihan konsultan, pemilihan sistem dan software, biaya pengembangan, proses implementasi sampai kepada peran manajemen senior perusahaan.
Paradigma  E-Business  saat  ini menjadi  trend  teknologi  informasi  yang  digunakan oleh  perusahaan-perusahaan  besar  di  Indonesia. Keuntungan  yang  diharapkan dapat  diperoleh  perusahaan  dengan  menerapkan  E-business  adalah untuk meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan, memperluas  jangkauan dan  ruang  gerak  perusahaan serta  meningkatkan  peluang  perusahaan  untuk menciptakan produk dan jasa yang baru. Penerapan E-business pada perusahaan di  Indonesia diaplikasikan dalam beberapa sistem perusahaan yang meliputi :

1. Sistem  Fungsi  Bisnis  (Functional  Business  System),  yang  terdiri  dari  sistem marketing,  sistem  sumber daya
2. Manusia, sistem manajemen  keuangan,  sistem akutansi dan sistem manufaktur
3. Sistem Kerjasama Perusahaan (Enterprise Collaboration System)
4. Sistem Transaksi (Transaction Processing System)
5. Integrasi Aplikasi Perusahaan (Enterprise Application Integration)
FAKTOR-FAKTOR
Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business :
1. Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.
2. Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu : Validitas, Integritas, dan Privasi.
Dua hal yang penting dari E-business adalah yang pertama, teknologi informasi atau sering disebut Internet, yang memungkinkan kita untuk melakukan transaksi bisnis secara elektronik. Yang kedua adalah orang, dimana pekerjaan yang ada sekarang penuh dengan orang-orang yang lebih akrab dengan kemajuan teknologi dibandingkan dengan dua pulih tahun yang lalu. Perdagangan Elektronik (E-Bisnis) adalah penggunaan sistematik teknologi maju jaringan dan komunikasi untuk memperbaikai cara perusahaan berinteraksi dengan para pelanggan dan para pemasok. Saat ini, perdagangan elektronis bukan merupakan pilihan, namun merupakan sebuah persyaratan dasar bagi perusahaan untuk dapat eksis dan memenangkan persaingan yang semakin tajam diantara perusahaan baik dalam skala local, nasional, regional maupun internasional.

KESIMPULAN :
Bisa disimpulkan bahwa e-commerce dengan e-bussiness saling keterhubungan , saling menguntungkan, contoh kasusnya seperti transportasi online, market online dan lain sebagainya semacam ojek,kurir, serta seperti supermarket online yang menawarkan barang.
Sumber :
https://www.prismapp.io/blog/774/maksimalkan-penjualan-produk-e-commerce-anda-melalui-layanan-platform-terintegrasi


No comments:

Post a Comment