Nama : Pahlevi zaki rahmandianto
NPM : 18114363
E-BUSINESS
E-Business merupakan kegiatan
berbisnis di Internet yang tidak saja meliputi pembelian, penjualan dan jasa,
tapi juga meliputi pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (baik
individual maupun instansi).
E-business diturunkan dari istilah
seperti “e-mail” dan “e-commerce”, yaitu bisnis di internet. E-business adalah
istilah yang lebih umum dari e-commerce karena tidak hanya mengarah pada
aktifitas membeli dan menjual melainkan melayani konsumen dan bekerja sama
dengan rekan-rekan bisnis lainnya atau dengan kata lain E-business merupakan
interaksi dengan rekan-rekan bisnis.
Fungsi dari E-business yaitu untuk
mensupport bagian dari marketing, produksi, accounting, finance, dan human
resource management. Proses transaksi online memegang peranan yang sangat
penting pada e-business.
Fenomena e-business telah menjadi
trend yang mewarnai aktifitas bisnis baik di negara maju maupun berkembang.
Konsep e-business berkembang karena kemajuan teknologi informasi dan e-business
ini dianggap sebagai paradigma baru sebagai kunci sukses perusahaan di era
informasi dan masa datang.
Banyak definisi tentang e-business
yang terdapat dalam literatur dan internet. Berikut ini adalah beberapa di
antaranya:
1. E-business adalah
praktek pelaksanaan dan
pengelolaan proses bisnis
utama seperti perancangan produk,
pengelolaan pasokan bahan
baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan
pesanan, dan penyediaan
servis melalui penggunaan teknologi komunikasi,
komputer, dan data
yang telah terkomputerisasi.
2. E-business meliputi semua hal yang
harus dilakukan menggunakan teknologi
informasi dan komunikasi
(ICT) untuk melakukan
kegiatan bisnis antar organisasi maupun
dari organisasi ke
konsumen.
3.
E-business adalah mengenai penggunaan
teknologi internet untuk
melakukan transformasi proses bisnis
yang dilakukan. Bentuk
e-business yang paling mudah
terlihat adalah pembelian
barang secara online
baik retail maupun grosir.
4. Definisi e-business
menurut IBM adalah
sebuah pendekatan yang
aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang
berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi
bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet.
STARTEGI E-BUSINESS
1. Fokus. Produk-produk yang dijual
di internet harus menjadi bagian yang fokus dari masing-masing manajer produk.
2. Banner berupa teks, karena respons
yang diperoleh dari banner berupa teks jauh lebih tinggi dari banner berupa
gambar.
3. Ciptakan 2 level afiliasi.
Memiliki distributor penjualan utama dan agen penjualan kedua yang membantu
penjualan produk/bisnis.
4. Manfaatkan kekuatan e-mail. E-mail
adalah aktivitas pertama yang paling banyak digunakan di Internet, maka
pemasaran dapat dilakukan melalui e-mail atas dasar persetujuan.
5. Menulis artikel. Kebanyakan
penjualan adalah hasil dari proses edukasi atau sosialisasi, sehingga produk
dapat dipasarkan melalui tulisan-tulisan yang informatif.
6. Lakukan e-Marketing. Sediakan
sebagian waktu untuk pemasaran secara online.
7. Komunikasi instan. Terus mengikuti
perkembangan dari calon pembeli atau pelanggan tetap untuk menjaga kepercayaan
dengan cara komunikasi langsung.
MODEL E-BUSINESS
Ada dua jenis model E-Business yang
diketahui, yaitu :
·
B2C (Business to Consumers), Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi
antara individu dan organisasi. B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan
elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan
langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Kesuksesan dari B2C pada
dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah
dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik
· B2B (Business to Business), bisnis
yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara perusahaan) baik
itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama ataupun berbeda
dengan menggunakan media Internet. B2B biasa dilakukan untuk menghemat biaya
transaksi. Sebagai contoh perusahaan A ingin memesan sejumlah unit komputer
pada perusahaan B, maka perusahaan A dapat mengakses situs resmi perusahaan B
dan menuliskan pesanannya. Perusahaan B yang mendapatkan pesan pemesanan barang
tersebut akan mengirimkan barang yang dimaksud. Pembayaran biasanya dilakukan
berdasarkan kesepakatan sebelumnya. Meskipun tentu saja pemesanan barang ini
dapat dilakukan dengan mengangkat telepon.
E-COMMERCE
E-Commerce adalah sebuah website yang
menyediakan atau dapat melakukan Transaksi secara online atau juga bisa
merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct
selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat
menyediakan layanan “get and deliver“. E-commerce akan merubah semua kegiatan
marketing dan juga sekaligus memangkas biaya-biaya operasional untuk kegiatan
trading (perdagangan). mendefinisikan E-commerce sebagai integrasi dari tiga
besaran entitas utama dalam aktivitas E-commerce yakni:
· E-Market Place, situs yang
berfungsi sebagai toko virtual yang menyediakan berbagai barang dan jasa.
· E-Payment, sistem pembayaran
elektronis yang menjadi alat tukar/transaksi di dunia virtual.
· E-Commerce Shipping and Delivery,
yang menjadi saluran penghubung fisikitems dari penjual kepada pembeli.
HUBUNGAN E-COMMERCE DENGAN E-BUSSINESS
Secara prinsip, pengertian E-Business
jauh lebih luas dibandingkan dengan E-Commerce; bahkan secara filosofis,
E-Commerce merupakan bagian dari E-Business. Jika E-Commerce hanya memfokuskan
diri pada aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan secara elektronik/
digital, E-Business memiliki wilayah yang jauh lebih luas, termasuk didalamnya
aktifitas relasi antara dua entity perusahaan, interaksi antara perusahaan
dengan pelanggannya kolaborasi antara perusahaan dengan para mitra bisnisnya,
pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing usahanya, dan lain
sebagainya.
WEBSTORE
Banyak pengertian Webstore di
indonesia, namun yang jelas atau secara arti kata adalah toko online (Online
Shop) yang biasa di gunakan untuk belanja online atau biasa disebut juga dengan
e-commerce. Online store atau toko online bisa kita ibaratkan sebagai toko
nyata dalam kehidupan kita sehari-hari. Jika membuat toko membutuhkan biaya,
toko online atau store online pun sama memiliki biaya untuk pembangunannya yang
memang bisa dikategorikan lebih murah dibanding kita membuat toko nyata.
Membantu membangun dan mengembangkan website menjadi lebih populer dengan
memberikan layanan Online Advertising
untuk membangun Branding dan Communication website secara online, yang
meliputi pemasangan iklan di berbagai media online, Search Engine Marketing,
Social Media Marketing, serta pengembangan konsep viral marketing. Memberikan
layanan cuma-cuma seperti free design template dan logo dari perusahaan.
Persaingan di dunia usaha saat ini
semakin ketat, persyaratan terhadap kualitas produk, harga, ketersediaan produk
di pasaran serta ketepatan pengiriman menjadi tuntutan utama konsumen. Tidak
terkecuali di Indonesia pun sama. Perusahaan dituntut untuk dapat secara
optimal membentuk suatu sistem dan melakukan koordinasi, baik di dalam suatu
fungsi perusahaan ataupun antar fungsi-fungsi yang dimiliki oleh perusahaan.
Pengembangan fungsi-fungsi yang dimiliki oleh perusahaan berjalan seiring
dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Sebagai contoh,
teknologi jaringan telah mampu merubah paradigma lingkungan bisnis dari fisik
menjadi electronic business. Telah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi
informasi untuk mengembangkan cross functional enterprise systems yang
mengintegrasikan fungsi-fungsi bisnis secara tradisional yang dimilikinya guna
melakukan reengineer dan meningkatkan proses bisnis yang utama dalam
perusahaan. Cross functional enterprise system yang dilakukan oleh perusahaan
berkaitan dengan enterprise resources planning, customer relationship
management, enterprise application integration, supply chain management dan
enterprise collaboration systems. Penerapan e-business system dalam perusahaan
biasanya menggunakan bantuan software, dimulai penerapannya pada fungsi per
fungsi kemudian berkembang antar fungsi yang menjadi cross-funtional
client/server
application.
PENERAPAN E-COMMERCE DENGAN E BUSSINESS DI INDONESIA
Di Indonesia sendiri, menurut G.
Hidayat Tjokrodjojo sebagai ketua Apkomindo, kemungkinan hanya 20% investasi
teknologi informasi yang tepat mengenai sasaran dan bisa terpakai optimal
(Sugisrsono 2003) oleh perusahaan. Banyak hal yang menyebabkan kurang
maksimalnya implementasi teknologi informasi yang berkaitan dengan e-business,
mulai dari infrastruktur yang kurang memadai, pemilihan konsultan, pemilihan
sistem dan software, biaya pengembangan, proses implementasi sampai kepada
peran manajemen senior perusahaan.
Paradigma E-Business
saat ini menjadi trend
teknologi informasi yang
digunakan oleh
perusahaan-perusahaan besar di
Indonesia. Keuntungan yang diharapkan dapat diperoleh
perusahaan dengan menerapkan
E-business adalah untuk
meningkatkan tingkat efisiensi dan efektivitas perusahaan, memperluas jangkauan dan
ruang gerak perusahaan serta meningkatkan
peluang perusahaan untuk menciptakan produk dan jasa yang baru.
Penerapan E-business pada perusahaan di
Indonesia diaplikasikan dalam beberapa sistem perusahaan yang meliputi :
1. Sistem Fungsi
Bisnis (Functional Business
System), yang terdiri
dari sistem marketing, sistem
sumber daya
2. Manusia, sistem manajemen keuangan,
sistem akutansi dan sistem manufaktur
3. Sistem Kerjasama Perusahaan
(Enterprise Collaboration System)
4. Sistem Transaksi (Transaction
Processing System)
5. Integrasi Aplikasi Perusahaan
(Enterprise Application Integration)
FAKTOR-FAKTOR
Terdapat dua faktor penting dalam
menetapkan keberhasilan langkah-langkah untuk masuk dalam e-business :
1. Faktor pertama adalah tingkat
kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan
perusahaan.
2. Faktor kedua adalah kemampuan
untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang
dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu : Validitas, Integritas, dan
Privasi.
Dua hal yang penting dari E-business
adalah yang pertama, teknologi informasi atau sering disebut Internet, yang
memungkinkan kita untuk melakukan transaksi bisnis secara elektronik. Yang
kedua adalah orang, dimana pekerjaan yang ada sekarang penuh dengan orang-orang
yang lebih akrab dengan kemajuan teknologi dibandingkan dengan dua pulih tahun
yang lalu. Perdagangan Elektronik (E-Bisnis) adalah penggunaan sistematik
teknologi maju jaringan dan komunikasi untuk memperbaikai cara perusahaan
berinteraksi dengan para pelanggan dan para pemasok. Saat ini, perdagangan
elektronis bukan merupakan pilihan, namun merupakan sebuah persyaratan dasar
bagi perusahaan untuk dapat eksis dan memenangkan persaingan yang semakin tajam
diantara perusahaan baik dalam skala local, nasional, regional maupun
internasional.
KESIMPULAN :
Bisa disimpulkan bahwa e-commerce
dengan e-bussiness saling keterhubungan , saling menguntungkan, contoh kasusnya
seperti transportasi online, market online dan lain sebagainya semacam
ojek,kurir, serta seperti supermarket online yang menawarkan barang.
Sumber :
https://www.prismapp.io/blog/774/maksimalkan-penjualan-produk-e-commerce-anda-melalui-layanan-platform-terintegrasi
No comments:
Post a Comment