E-money
Uang
yang digunakan dalam transaksi Internet dengan cara elektronik. Biasanya,
transaksi ini melibatkan penggunaan jaringan computer. Uang elektronik memiliki
nilai tersimpan (stored-value) atau prabayar (prepaid) dimana sejumlah nilai
uang disimpan dalam suatu media elektronis yang dimiliki seseorang. Nilai uang
dalam e-money akan berkurang pada saat konsumen menggunakannya untuk
pembayaran. E-money dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pembayaran
(multi purpose) dan berbeda dengan instrumen single purpose seperti kartu
telepon.
Beberapa contoh yang bisa kita ambil seperti dibawah ini :
1. Flazz dari Bank BCA
Salah satu Pre-paid card yang paling banyak digunakan adalah Flazz yang dikeluarkan oleh Bank BCA. Penggunaan kartu Flazz BCA memiliki cakupan yang luas dan multifungsi karena bisa digunakan untuk pembayaran di Tol Cipali, food and beverage, minimarket, supermarket, hipermarket, SPBU, parkir, toko buku, tempat rekreasi, transportasi umum (Transjakarta, Commuter Line Jabodetabek dan Trans Jogja) dan banyak lagi jenis merchant lainnya di lebih dari 57 ribu outlet merchant.
Kartu Flazz bisa di beli di seluruh kantor
Cabang BCA, stand penjualan Flazz dan merchant penjualan Flazz. Kota jangkauan
Flazz juga luas mulai dari Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo,
Yogyakarta, Malang, Bali, Makassar, Palembang, Bandar Lampung, Pekanbaru,
Medan, Batam, Padang, Banjarmasin, Serang, Cirebon, Balikpapan, Samarinda,
Manado dan Pontianak.
2. T-cash Tap dari Telkomsel
Salah satu perusahaan non bank yang memberikan layanan E-Money adalah Telkomsel. Perusahaan yang bergerak di bidang operator telekomunikasi ini mengeluarkan produk T-Cash Tap yang memungkinkan pengguna dapat melakukan transaksi belanja dengan teknologi NFC pada smartphone. Meski begitu, para pengguna smartphone yang belum didukung dengan teknologi NFC tetap bisa menggunakan T-Cash Tap, sebab Telkomsel menyediakan stiker NFC yang bisa dipasang pada smartphone dan digunakan pada saat transaksi T-Cash Tap.
3. Rekening Ponsel dari Bank CIMB Niaga
CIMB Niaga juga memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi keuangan melalui produk ini. Beragam transaksi belanja online bisa dilakukan dengan Rekening Ponsel, hal ini tentu dibarengi dengan berbagai promo dan juga cashback yang dikeluarkan oleh gerai partner.
Yang
perlu kita ketahui terkait kekurangan dan kelebihan e-money ada dibawah ini :
Kekurangan
Menggunakan Uang Elektronik
1.
Sulitnya mengecek saldo menjadi kekurangan menggunakan uang elektronik.
Sehingga, saat melakukan pembayaran bisa jadi konsumen tidak mengetahui
saldonya habis. Contohnya, saat membayar di gerbang tol, pengendara terpaksa
meminta bantuan petugas karena tak mengetahui saldonya habis. Akibatnya,
terjadi hambatan saat transaksi.
2.
Belum banyaknya merchant yang menyediakan fasilitas uang elektronik di
Indonesia. Ini membuat seseorang yang memiliki uang elektronik alias e-Money
menjadi tidak maksimal menggunakan kartunya. Bahkan untuk beberapa merchant,
misalnya perusahaan taksi yang sudah menggunakan uang elektronik, terkadang
supirnya menyembunyikan alat ini. "Alasannya, mereka tidak bisa mendapat
uang lebih. Berbeda jika dibayar tunai, ada kelebihan uang yang bisa mereka
terima."
3.
Selain itu, kekurangan menggunakan uang elektronik adalah kalau kartunya
hilang, uangnya pun ikut hilang. "Beda dengan ATM yang saat hilang masih
bisa diblokir rekeningnya dan uang pun masih utuh. Sedangkan e-money tidak bisa
diblokir dan tidak bisa diklaim. Tapi, orang yang menemukan kartu tersebut bisa
memakainya karena tidak memakai PIN.
4.
Tak dilengkapi dengan pin dan di dalam kartu tak tertera nama pemilik,
melainkan hanya data saldo. Sehingga mudah tertukar atau hilang dengan prosedur
pengembalian yang sulit.
Kelebihan
Menggunakan Uang Elektronik
1.
Tentu saja uang elektronik memudahkan dan mempercepat transaksi. Misalnya, saat
antre di gerbang tol atau naik Transjakarta. "Pembayaran di gerbang tol
cenderung lebih cepat karena masih jarang yang menggunakan uang elektronik ini.
Sehingga terhindar dari masalah antre," papar Mada yang menyarankan jika
sudah menjadi rutinitas masuk tol, sebaiknya membayar dengan uang elektronik.
2.
Uang elektronik sangat fleksibel dan tidak perlu membawa uang tunai.
"Bahkan lebih mudah mengontrol pengeluaran karena dana yang tersedia hanya
Rp1 juta. Ini bisa menjadi pos untuk trasportasi atau makan yang sudah
dijatahkan. Jadi, Anda tak perlu repot memisahkan dananya."
3.
Uang elektronik juga sangat berguna bagi Anda yang konsumtif dan malas mencatat
pengeluaran. "Ketika dana tersebut memang sudah saatnya habis, tinggal
diisi lagi sesuai bujet. Sehingga pengeluarannya terkontrol, tidak asal
menggesek kartu saja."
4. Selain itu, uang elektronik juga efektif
diberikan pada sopir atau asisten rumah tangga, untuk keperluan membeli bensin,
parkir, belanja di supermarket dan sebagainya, karena mempermudah pengontrolan.
Saran :
Lebih di permudah lagi cara pemakaiannya agar disabilitas bisa menggunakan juga, karena selain mampu mengangkat etos teknologi ini juga harus berperan serta membantu peran disabilitas.
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Uang_elektronik
https://id.wikipedia.org/wiki/Telkomsel_Cash
http://tabloidnova.com/Karier/Keuangan/Kenali-Kekurangan-Dan-Kelebihan-Uang-Elektronik-Yuk
https://www.cermati.com/artikel/sudah-punya-e-money-ini-jenis-dan-daftar-produk-yang-banyak-digemari
http://www.kaskus.co.id/thread/514c17134f6ea1dd10000009/mengenal-teknologi-perbankan--e-banking-e-money-e-commerce
Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Uang_elektronik
https://id.wikipedia.org/wiki/Telkomsel_Cash
http://tabloidnova.com/Karier/Keuangan/Kenali-Kekurangan-Dan-Kelebihan-Uang-Elektronik-Yuk
https://www.cermati.com/artikel/sudah-punya-e-money-ini-jenis-dan-daftar-produk-yang-banyak-digemari
http://www.kaskus.co.id/thread/514c17134f6ea1dd10000009/mengenal-teknologi-perbankan--e-banking-e-money-e-commerce



No comments:
Post a Comment