1. Pengertian Manusia
Pengertian manusia dapat dilihat dari berbagai segi. Secara
bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin),
yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang mampu menguasai makhluk
lain. Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta,
sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Secara biologi, manusia diartikan sebagai sebuah spesie primata dari
golongan mamalia yang dilengkapi otak berkemampuan tinggi.
Manusia adalah makhluk ciptaan ALLAH swt yang paling sempurna
dibandingkan dengan makhluk lainnya, karena manusia mempunyai akal dan pikiran
untuk berfikir secara logis dan dinamis, dan bisa membatasi diri dengan
perbuatan yang tidak dilakukan, dan kita pun bisa memilih perbuatan mana yang
baik (positif) atau buruk (negatif) buat diri kita sendiri. Selain itu dapat
diartikan manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk
sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari
orang lain. Maka sebab itu manusia adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk
sosial.
2.
Pengertian keindahan
Dalam bahasa Latin, keindahan diterjemahkan dari kata
“bellum” Akar katanya adalah “benum” yang berarti kebaikan. Dalam bahasa
Inggris diterjemahkan dengan kata “beautiful”, Prancis “beao” sedangkan Italy
dan Spanyol ”beloo”. Kata benda Yunani klasik untuk “keindahan ” adalah κάλλος,
kallos, dan kata sifat untuk “indah” itu καλός, kalos. Kata bahasa Yunani Koine
untuk indah itu ὡραῖος, hōraios, kata sifat etimologis berasal dari kata ὥρα,
hora, yang berarti “jam.” Dalam bahasa Yunani Koine, keindahan demikian
dikaitkan dengan “berada di jam (waktu) yang sepatutnya.”
Keindahan, sering diutarakan kepada situasi tertentu, arti
kata keindahan yaitu berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik,
elok, molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keindahan
identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah itu selalu mengandung kebenaran.
Walaupun kelihatanya indah tapi tidak mengandung kebenaran maka hal itu pada
prinsipnya tidak indah. Keindahan atau keelokan merupakan sifat dan ciri dari
orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi
kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,
keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar
atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi,
psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah
entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan
dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
3.
Keindahan dalam islam
Keindahan dalam islam
Imam Al-Ghazali berkata : “Kepunyaan Allah-Lah keindahan,
keagungan, dan kebesaran. Kesempurmaan, kesucian tidal dapat disandangkan dan
dibayangkan kecuali hanya untuk Allah sediri, Yang Maha Esa, Yang Maha Benar
yang memilki keluhuran dan kemuliaan.
Kesempurnaan hanya lah milik Allah sendiri, yang maha suci
dari kekurangan cacat dan cela.
Yang itu dicintai.........;
Yang indah secara mutlak hanyaLah dia yang maha esa;
Yang tidak sekutu bagi-Nya;
Yang Tunggal, tiada yang
menandingi-Nya;
Tempat Bergantung, tiada yang menantang-Nya;
Yang maha kaya, yang tidak berkeperluan;
Yang menentu kan hukum, tiada yang menolak hukum-Nya;
Yang menetapkan keputusan, tiada yang dapat megugat-Nya;
Yang orang-oraang arif, yang sempurna kearifanNya menggaku
tak mampu mengetahuinya;
Yang puncak kenabian para nabi, mengaku tak dapat menyipatnya
sebagai manamestnya, katanya;
“aku tak dapat menghinggakan pujian untuk-Mu sebagaimana
Engkau puji dari-Mu sendiri.
Allah itu ndah, dan diantara keindahan perbuatan-Nya ialah kasih sayang dan kelemah lembutan-Nya,
karena dia memberi tugas yang ringan, tetapi memberi pahala yang banyak,
memberi tempo kepada orang-orang yang
melanggar, agar bertaubat dan penyantun terhadap orang-orang yang berdosa.
Dan kalau
sekiranya Allah, menyiksa manusia karena kesalahan yang diperbuatnya, niscaya tidak ada mahluk yang
bergerak pun yang tinggal dimuka bumi
itu, namun Allah menangguhkan siksa mereka sasampai pada batas masanya yang
telah di tentukan (Q.S Fathir : 45).
Hakikat dari keindahan
Keindahan adalah susunan kualitas atau pokok tertentu yang
terdapat pada suatu hal kulitas yang paling disebut adalah kesatuan (unity)
keselarasan (harmony) kesetangkupan (symmetry) keseimbangan (balance) dan
pertentangan (contrast).
Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan
hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi
manusia. Filsuf abad pertengahan Thomas Amuinos mengatakan bahwa keindahan
adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.
Menurut luasnya pengertian keindahan dibedakan menjadi 3,
yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas, menurut Aristoteles keindahan
sebagai sesuatu yang baik dan juga menyenangkan
2. Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman
estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya.
3. Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut
benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk
dan warna
Keindahan identik dengan kebenaran, keindahan adalah
kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama
yaitu abadi dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah yang tidak
mengandung kebenaran tidak indah.
Ada 2 nilai yang penting dalam Keindahan :
1. Nilai ekstrinsik yakni nilai yang sifatnya sebagai alat
atau membantu untuk sesuatu hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan kasar.
2. Nilai intrinsik yakni sifat baik yang terkandung di dalam
atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut. Contohnya pesan yang
akan disampaikan dalam suatu tarian.
Makna Keserasian
Keserasian berasal dari kata serasi. Serasi dari kata dasar
rasi artinya cock, sesuai atau kena benar. Kata cock , sesuai atau kena
mengandun insur pengertian perpaduan, pertentangan, ukuran , dan seimbangan.
Contohnya orang berpakaian antar kulit dan warna yang dipakai
cocok.
Dalama memadu rumah dan halaman, rumah yang bagus, dengabn
halaman yang luas dan tersusun rapi dengan bunga-bunga yang indah-indah, orang
akan memuji keserasian itu, tetapi sebaliknya, rumah yang bagus, yang tidak
mempunyai halaman tentu orang akan mengatakan “sayang” jadi dalam memadu rumah
dan halaman ada unsur ukuran-ukuran yang seimbang.
Dalam berpakain sangat diutamakan keserasian warna dan bentuk
serta potongasn tubuh,. Ada pria dan ada wanita yang dapat kita kagumi karena
kecantikan /ketampanan pria /waniata yang se4dang duduk, setiap orang yan g
melihatnya terheran-heran melihat wajahnya hampir semua mata memandang kearah
wanita atau pria yang dikagumi itu. Tetapi setelah berdiri, semua orang
mengeluh “sayang”, tinggi orang itu tidak sesuai dengan harapan kita, ternyata
terlalu pendek, hal seperti ini juga menyatakan ukuran,.
Karena itu dalam hal keindahan, sebagian besar ahli pikir,
menjelaskan bahwa keindahan pada dasarnya adalah sejumlah kualita/pokok
tertentu yang terdapat pada suatu hal. Kualitas yang paling sering disebut
adalah kesatuan, keselarasan, keseimbanagn dan pertentangan.sesuatu yang serasi
tentu tampak indah dan yang tidak serasi tidak indah dilihat. Karena itu,
sebagian ahli pikir berpendapat bahwa keindahan adalah sejumlah kualitas pokok
tertentu yang terdapat pada suatu hal.
Dalam keserlarasan itu seseorang memiliki perasaan seimbang
dan tenang, dan juga mempunyai cita rasa akan sesuatu yang berakhir dan merasa
hidup sesaat ditengah-tengah, kesempurnaan yang menyenangkan hati dan ingin
memperpanjangnya.
Keindahan sangat erat hubungannya dengan keserasian keindahan
itu juga ada hubungan erat dengan seni. Seni ini tidak hanya terdapat dalam
keindahan, seni juga ada diahas dimatematika.
Menurut mahzab Phytagoras yang menciptakan teori proporsi itu
mengemukakan bahwa nada-nada yang dikeluarkan oleh seutas sinar tergantung dari
panjang-pendeknya sinar.
Dalam seni ada 6 yaitu:
1. kesatuan total
2. tema
3. tema variasi
4. keseimbangan
5. perkembangan
6. tata jenjang
matematika mempunyai peran penting dalam seni, terutama dalam
cabang seni bangunan, seni lukis, dan seni musik.
Keserasian tidak ada hubungannya dengan kemewahan. Sebab
keserasian merupakan perpaduan antara warna, bentuk dan ukuran atau keserasian
merupakan pertentangfan antara nada-nada tinggi rendah , keras lembut, dan
panjang pendek. Kadang-kadang kemewahan menunkang keserasian tetapi tidak
selalu.
Daftar Pustaka
-
Notowidagdo, Rohiman. 2002. Ilmu Budaya Dasar Berdasarkan Al-Quran
Dan Hadits. Jakarta: PT. RajaGrapindo Persada.
-
Try Prasetio, Djoko. 1998. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT.
Rineka Cipta.
-
Whidagdo, Djoko. 2003. Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: PT. Bumi
Aksara.
No comments:
Post a Comment